Ayat untuk Vellorio: Penghiburan dalam Kata-Kata Suci

By Published On: 19 de Februari de 2024Categories: ayat Alkitab

Kehilangan orang yang dicintai adalah pengalaman yang sangat menyakitkan di mana kata-kata sering gagal mengungkapkan rasa sakit hati yang berduka. Di saat berkabung, menemukan penghiburan dalam Alkitab dapat menawarkan cahaya harapan, jangkar bagi jiwa di tengah-tengah badai. Artikel ini mengeksplorasi dua puluh ayat Alkitab yang membawa penghiburan dan kedamaian di saat perpisahan, membimbing mereka yang menghadapi kesedihan menuju sumber penghiburan ilahi.

Alkitab, dengan kebijaksanaannya yang abadi, menawarkan kata-kata penghiburan yang melampaui rasa sakit karena kehilangan. Dalam ayat-ayat ini kita menemukan janji-janji penghiburan dan harapan, mengingatkan kita bahwa bahkan dalam kesedihan ada kehadiran ilahi yang menopang kita. Semoga kata-kata ini menginspirasi dan membimbing mereka yang menghadapi perjalanan kesedihan yang sulit.

Ayat untuk Vellorius

“ Diberkatilah mereka yang menangis, karena mereka akan dihibur. ”Matius 5: 4

“ Tuhan ada di dekat mereka yang patah hati dan menyelamatkan mereka yang patah semangat. ”Mazmur 34: 18-22

“ Menangis bisa bertahan semalam, tetapi sukacita datang di pagi hari. ”Mazmur 30: 5

“ Datanglah kepadaku, semua yang lelah dan tertindas, dan aku akan membebaskanmu. ”Matius 11:28

“ Tuhan itu baik, benteng di hari kesusahan, dan mengenal mereka yang percaya padanya. ”Nahum 1: 7

“ Tuhan adalah gembalaku; Saya tidak akan kekurangan apa pun. Dia membuat saya beristirahat di padang rumput hijau. Bawa aku ke perairan istirahat; segarkan jiwaku. ”Mazmur 23: 1-3

“ Aku meninggalkanmu kedamaian, damai sejahtera yang kuberikan padamu; Saya tidak memberikannya kepada Anda karena dunia memberikannya. Jangan mengaburkan hatimu, jangan takut. ”Yohanes 14:27

“ Diberkatilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah segala penghiburan, yang menghibur kita dalam semua kesusahan kita. ”2 Korintus 1: 3-4

“ Tuhan adalah perlindungan bagi yang tertindas, menara yang aman di saat kesulitan. ”Mazmur 9: 9

“ Bantuan saya berasal dari Tuhan, yang menciptakan langit dan bumi. ”Mazmur 121: 2

“ Karena Akulah TUHAN, Allahmu, yang memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: Jangan takut, bahwa aku membantumu. ”Yesaya 41:13

“ E Dewa segala rahmat, yang di dalam Kristus telah memanggil Anda untuk kemuliaan kekal-Nya, setelah Anda menderita sebentar, ia sendiri akan menyempurnakan, menguatkan, membentengi dan membumikan Anda. ”1 Petrus 5:10

“ Tuhan adalah batuku, bentengku dan pembebasku; Tuhanku, batuku tempat aku berlindung; perisai saya, kekuatan keselamatan saya, benteng saya. ”Mazmur 18: 2

“ Engkau harus tetap dalam damai dia yang pikirannya teguh padamu, karena dia mempercayaimu. ”Yesaya 26: 3

“ Tuhan itu baik, dia berfungsi sebagai benteng di hari kesusahan; dan dia tahu orang-orang yang percaya padanya. ”Nahum 1: 7

“ Anda yang mencintai Tuhan membenci kejahatan; dia menjaga jiwa orang-orang kudusnya, dia membebaskan mereka dari tangan orang jahat. ”Mazmur 97:10

“ Karena kemarahan Anda hanya berlangsung sesaat; yang menguntungkan Anda adalah hidup. Menangis bisa bertahan satu malam, tetapi sukacita datang di pagi hari. ”Mazmur 30: 5

“ E debu kembali ke bumi, sebagaimana adanya, dan roh kembali kepada Allah, yang memberikannya. ”Pengkhotbah 12: 7

“ Tetapi masing-masing tergoda, ketika tertarik dan tertarik oleh nafsunya sendiri. ”Yakobus 1:14

“ Karena Allah begitu mencintai dunia sehingga ia memberikan Anak-Nya yang tunggal, bahwa siapa pun yang percaya kepadanya tidak boleh binasa, tetapi memiliki kehidupan kekal. ”Yohanes 3:16

Kesimpulan

Di tengah perpisahan, kami menemukan dalam kata-kata suci balsem untuk jiwa. Semoga janji penghiburan ilahi yang dinyatakan dalam ayat-ayat ini menjadi cahaya yang menuntun hati yang berduka. Bahkan dalam kesedihan karena perpisahan, iman mengingatkan kita bahwa cinta bertahan dan bahwa penghiburan ilahi adalah abadi. Semoga kata-kata ini menginspirasi harapan, berfungsi sebagai jangkar dalam badai kehidupan, dan menunjukkan janji reuni dalam keabadian. Semoga cahaya iman menerangi hari-hari yang gelap, dan semoga cinta ilahi menghibur dan memperkuat setiap hati yang menghadapi rasa sakit perpisahan.

Share this article

Leave A Comment