Dalam garis besar khotbah ini, kita akan menelusuri janji Tuhan dalam Yeremia 33:3 bahwa Dia akan menjawab doa-doa kita dan mengungkapkan kepada kita hal-hal besar dan pasti yang belum kita ketahui. Ini adalah kesempatan bagi orang percaya untuk memahami pentingnya doa dan komunikasi dengan Tuhan pada saat mereka membutuhkan dan mencari arahan ilahi.

Tujuan Garis Besar: Tujuan garis besar ini adalah untuk mendorong orang percaya mengembangkan kehidupan doa yang mantap dan percaya diri berdasarkan janji bahwa Allah mendengar dan menjawab permohonan kita.

Tema Sentral: “Berseru kepada Tuhan: Menemukan Wahyu Agung dari Doa”

Perkembangan Garis Besar Khotbah Yeremia 33:3:

  1. Pentingnya Doa:
    • Doa sebagai komunikasi dengan Tuhan.
    • Doa sebagai ekspresi keimanan dan ketergantungan pada Tuhan.
    • Doa sebagai alat yang ampuh untuk menerima bimbingan ilahi.
  2. Keyakinan akan Janji Respons:
    • Kepastian jawaban Ilahi.
    • Bagaimana menjaga iman sambil menunggu jawaban Tuhan.
    • Contoh alkitabiah tentang doa yang terkabul.
  3. Wahyu Ilahi:
    • Bagaimana Tuhan menyatakan diri-Nya melalui doa.
    • Pengalaman pribadi wahyu melalui doa.
    • Kearifan spiritual melalui komunikasi dengan Tuhan.
  4. Doa sebagai Gaya Hidup:
    • Menumbuhkan kehidupan doa yang terus-menerus.
    • Mengintegrasikan doa ke dalam semua bidang kehidupan.
    • Doa sebagai jawaban terhadap tantangan dan kesulitan.
  5. Ketekunan dalam Doa:
    • Pentingnya kegigihan dalam berdoa.
    • Bagaimana cara mengatasi kurangnya respons.
    • Belajar mempercayai waktu Tuhan.
  6. Doa dan Keintiman dengan Tuhan:
    • Mengembangkan hubungan intim dengan Bapa Surgawi.
    • Bagaimana doa memperkuat ikatan spiritual.
    • Doa sebagai momen komuni dan ibadah.
  7. Doa Sebagai Pengubah Kehidupan:
    • Kesaksian hidup diubah melalui doa.
    • Bagaimana doa membentuk karakter kita dan mendekatkan kita kepada Tuhan.
    • Doa sebagai alat perubahan baik bagi individu maupun komunitas.
  8. Doa dan Misi Kristiani:
    • Peran doa dalam misi gereja.
    • Bagaimana doa mempersiapkan dan memperlengkapi orang percaya untuk pelayanan.
    • Doa sebagai landasan tindakan misionaris yang efektif.

Kesimpulan: Saat kita berseru kepada Tuhan dalam doa, kita dapat mempercayai janji bahwa Dia tidak hanya mendengarkan kita tetapi juga menjawab kita dengan hal-hal yang besar dan teguh yang melampaui pemahaman kita. Semoga kita memupuk kehidupan doa yang sungguh-sungguh, yakin akan kesetiaan dan kebaikan Bapa surgawi kita.

Penerapan: Garis besar khotbah ini cocok untuk kebaktian, pertemuan doa, pelajaran Alkitab tentang doa, dan saat pencarian rohani yang intens. Ini bisa sangat berguna pada saat-saat sulit, ketidakpastian atau pencarian bimbingan ilahi.

Conheça Nossa Obra!

O Discurso Da Morte

Dalam garis besar khotbah ini, kita akan menelusuri janji Tuhan dalam Yeremia 33:3 bahwa Dia akan menjawab doa-doa kita dan mengungkapkan kepada kita hal-hal besar dan pasti yang belum kita ketahui. Ini adalah kesempatan bagi orang percaya untuk memahami pentingnya doa dan komunikasi dengan Tuhan pada saat mereka membutuhkan dan mencari arahan ilahi.

Tujuan Garis Besar: Tujuan garis besar ini adalah untuk mendorong orang percaya mengembangkan kehidupan doa yang mantap dan percaya diri berdasarkan janji bahwa Allah mendengar dan menjawab permohonan kita.

Tema Sentral: “Berseru kepada Tuhan: Menemukan Wahyu Agung dari Doa”

Perkembangan Garis Besar Khotbah Yeremia 33:3:

  1. Pentingnya Doa:
    • Doa sebagai komunikasi dengan Tuhan.
    • Doa sebagai ekspresi keimanan dan ketergantungan pada Tuhan.
    • Doa sebagai alat yang ampuh untuk menerima bimbingan ilahi.
  2. Keyakinan akan Janji Respons:
    • Kepastian jawaban Ilahi.
    • Bagaimana menjaga iman sambil menunggu jawaban Tuhan.
    • Contoh alkitabiah tentang doa yang terkabul.
  3. Wahyu Ilahi:
    • Bagaimana Tuhan menyatakan diri-Nya melalui doa.
    • Pengalaman pribadi wahyu melalui doa.
    • Kearifan spiritual melalui komunikasi dengan Tuhan.
  4. Doa sebagai Gaya Hidup:
    • Menumbuhkan kehidupan doa yang terus-menerus.
    • Mengintegrasikan doa ke dalam semua bidang kehidupan.
    • Doa sebagai jawaban terhadap tantangan dan kesulitan.
  5. Ketekunan dalam Doa:
    • Pentingnya kegigihan dalam berdoa.
    • Bagaimana cara mengatasi kurangnya respons.
    • Belajar mempercayai waktu Tuhan.
  6. Doa dan Keintiman dengan Tuhan:
    • Mengembangkan hubungan intim dengan Bapa Surgawi.
    • Bagaimana doa memperkuat ikatan spiritual.
    • Doa sebagai momen komuni dan ibadah.
  7. Doa Sebagai Pengubah Kehidupan:
    • Kesaksian hidup diubah melalui doa.
    • Bagaimana doa membentuk karakter kita dan mendekatkan kita kepada Tuhan.
    • Doa sebagai alat perubahan baik bagi individu maupun komunitas.
  8. Doa dan Misi Kristiani:
    • Peran doa dalam misi gereja.
    • Bagaimana doa mempersiapkan dan memperlengkapi orang percaya untuk pelayanan.
    • Doa sebagai landasan tindakan misionaris yang efektif.

Kesimpulan: Saat kita berseru kepada Tuhan dalam doa, kita dapat mempercayai janji bahwa Dia tidak hanya mendengarkan kita tetapi juga menjawab kita dengan hal-hal yang besar dan teguh yang melampaui pemahaman kita. Semoga kita memupuk kehidupan doa yang sungguh-sungguh, yakin akan kesetiaan dan kebaikan Bapa surgawi kita.

Penerapan: Garis besar khotbah ini cocok untuk kebaktian, pertemuan doa, pelajaran Alkitab tentang doa, dan saat pencarian rohani yang intens. Ini bisa sangat berguna pada saat-saat sulit, ketidakpastian atau pencarian bimbingan ilahi.

Leave A Comment