Garis besar khotbah Yohanes 4 – khotbah Yesus kepada Wanita Samaria

Esboco-de-pregacao

Pendahuluan: Bagian dari Yohanes 4 membawa kita pada salah satu narasi paling penting dalam Injil, di mana Yesus, ketika bertemu dengan seorang wanita Samaria di sumur Yakub, mengadakan percakapan yang mendalam dan transformatif. Perjumpaan ini tidak hanya mengungkapkan belas kasih dan kasih Yesus, namun juga membawa pelajaran penting tentang iman, penebusan, dan hakikat ibadah sejati.

Tujuan Garis Besar: Garis besar ini bertujuan untuk mengeksplorasi aspek-aspek berbeda dari perjumpaan antara Yesus dan wanita Samaria, menyoroti pelajaran rohani yang mendasar bagi kehidupan Kristen.

Tema Utama: “Sumber Kehidupan: Perjumpaan yang Mengubah dengan Yesus Kristus”

Garis besar ini bertujuan untuk menyoroti bagaimana perjumpaan dengan Yesus dapat mengubah hidup kita, membawa pembaruan rohani dan mengungkapkan sumber kepuasan dan makna yang sebenarnya.

Topik:

  1. Markas Besar Spiritual Kemanusiaan
    • Pencarian makna di luar kebutuhan material.
    • Ayat tambahan: “Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.” (Matius 5:6)
  2. Yesus: Sumber Kehidupan Kekal
    • Tawaran Yesus untuk memuaskan dahaga rohani kita.
    • Janji-Nya akan air hidup yang memancar hingga kehidupan kekal.
    • Ayat tambahan: “Barangsiapa percaya kepada-Ku, sebagaimana dikatakan dalam Kitab Suci, akan mengalir aliran-aliran air hidup dari dalam dirinya.” (Yohanes 7:38)
  3. Wahyu Ibadah Sejati
    • Pentingnya beribadah dalam roh dan kebenaran.
    • Mengatasi hambatan agama untuk menemukan ibadah sejati.
    • Ayat tambahan: “Tuhan itu Roh, dan para penyembahnya harus menyembah Dia dalam roh dan kebenaran.” (Yohanes 4:24)
  4. Panggilan untuk Transformasi Pribadi
    • Undangan Yesus untuk transformasi pribadi dan spiritual.
    • Penerimaan kasih karunia dan pengampunan Yesus sebagai landasan transformasi.
    • Ayat tambahan: “Karena itu bertobatlah dan kembalilah kepada Allah, supaya dosamu dihapuskan.” (Kisah 3:19)
  5. Keberanian untuk Bersaksi
    • Tanggapan wanita Samaria terhadap perjumpaannya dengan Yesus: kesaksian yang mengubahkan.
    • Peran kesaksian pribadi dalam menyebarkan Injil.
    • Ayat tambahan: “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem, di seluruh Yudea dan Samaria, dan sampai ke ujung bumi.” (Kisah Para Rasul 1:8)
  6. Inklusi dalam Kerajaan Allah
    • Universalitas ajakan Yesus kepada semua umat dan bangsa.
    • Mengatasi prasangka dan hambatan sosial untuk menerima pesan Injil.
    • Ayat Tambahan: “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.” (Matius 28:19)
  7. Menghubungkan kembali dengan Sumber
    • Pentingnya persekutuan terus-menerus dengan Yesus untuk menjaga sumber kehidupan tetap mengalir dalam diri kita.
    • Kebutuhan untuk mencari kehadiran Kristus dalam kehidupan kita sehari-hari.
    • Ayat tambahan: “Tinggallah di dalam Aku, maka Aku akan tinggal di dalam kamu. Tidak ada ranting yang dapat menghasilkan buahnya sendiri jika ia tidak tetap berada pada pokok anggur. Kamu juga tidak dapat menghasilkan buah, kalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.” (Yohanes 15:4)
  8. Syukur dan Puji atas Anugerah yang Diterima
    • Respon rasa syukur dan pujian dihadapan anugerah penebusan Yesus.
    • Pengakuan atas transformasi dan pembaruan yang dihasilkan oleh perjumpaan dengan Kristus.
    • Ayat Tambahan: “Lalu kata Maria: ‘Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku.’” (Lukas 1:46-47)

Kesimpulan: Perjumpaan Yesus dengan wanita Samaria merupakan pengingat yang kuat akan kasih tanpa syarat dan anugerah transformasi yang Dia tawarkan kepada kita semua. Semoga kita terus-menerus mengupayakan perjumpaan dengan Yesus ini dalam hidup kita, mengijinkan Dia mengubah kita dan menuntun kita kepada sumber sejati kehidupan kekal.

Waktu terbaik untuk menggunakan garis besar ini: Garis besar ini cocok untuk kebaktian pengajaran Alkitab, studi kelompok kecil, dan waktu refleksi rohani. Pendekatannya yang mendalam dan praktis menjadikannya relevan kapan pun Anda ingin menjelajahi kebenaran esensial Injil dan transformasi yang Yesus tawarkan.

By Ministério Veredas Do IDE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share via
Send this to a friend